Mengakrabi Kendaraan Umum

Setiap kali weekend selalu travel perjalanan 3,5 jam dan selalu menggunakan kendaraan umum (bis). Bis yang dipilih biasanya bis AC, dengan harapan bebas asap rokok. Tetapi kadang harapan tinggal harapan, penumpangnya udah pada sadar gak  boleh merokok di bis AC, ehh malah drivernya yang pass pusss nglepuss asep rokoknya, walaupun jendela kecil disebelahnya dibuka tetap saja itu menyalahi aturan. 

Berharap banget ama kendaraan – kendaraan umum, baik yg AC ataupun enggak, sudah tidak ada lagi yang merokok di kendaraan umum tersebut. Karena ketika melihat mulut berasap, seketika itu juga aku merasa hak ku untuk menghirup udara bersih terenggut. 

Semoga ada kebijakan disetiap daerah untuk rokok, agar bisa membuat kendaraan umum  bener-bener bebas asap rokok! 

“Sungguh, asap rokokmu itu meracuni aku, juga mereka dan merampas hak kami untuk tetap bisa menghirup udara bersih”

Juni 2016

Advertisements

Bali 

Bali, merupakan salah satu pulau yang ingin sekali ku kunjungi. Baru di tahun 2016, akhirnya kesampean juga menginjakkan kaki di Pulau Bali, tanah surga banyak orang menyebutnya. Karena ditanah itu masih sangat menghargai budaya adat istiadat dan juga pemandangan indahnya kebangetan :D. Bisa dikatakan semua daerah di Bali memiliki keindahan dan keunikan yang berbeda, sehingga ini menarik minat para wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Traveling kali ini berbeda dari yang sudah-sudah, biasanya hanya berdua, sendiri atau dengan teman-teman. Kali ini travelling sekaligus baby moon (lagi hamil 6 bulan) dan perayaan hari lahir anakku yang pertama, bersama dengan suami dan anak kecilku yang tepat berumur 2 tahun kami melakukan perjalanan singkat 4 hari 3 malam di Bali.

Sebelum pergi kami mencoba menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, lagi-lagi ini tidak seperti biasanya yang nyantai  dan easy going ajah. Kali ini semua musti rada teratur karena bawa anak kecil kata suami. So, tiket , hotel  sudah di booking dari jauh hari. Itenerary pun sudah dibuat, dan sudah dipilih daerah mana saja yang akan dikunjungi. Informasi mengenai transportasi dan lainnya juga sudah dikumpulkan.

Karena niatnya ngerayain ulang tahun si kecil, jadi tempat kunjungan yang dipilihpun menyesuaikan. Beberapa tempat yang kami pilih untuk dikunjungi adalah Beachwalk, Pantai Kuta, Museum 3D Art, Taman Safari, Uluwatu, waterboom Bali dan tempat oleh-oleh tentunya Krisna dan Joger.

Ayu Lili Cottage jadi tempat pilihan menginap kami, karena kolam renangnya di depan kamar, dekat dengan legian, bayangan kami akan mudah dan dekat mencari tempat makan dan dekat juga ke beberapa tempat tujuan jalan-jalan.

Selama di Bali kami menggunakan motor dengan biaya 70 rb /hari dan bermodal google map. karna kami sama sekali gak tau jalan-jalan di daerah itu, tersesat itu pasti, teputar-putar juga jadi biasa hahahaa..tapi kami menikmati perjalanan disana.

Perjalanan paling jauh yg kami tempuh adalah ke Taman Safari. rasanya koq yaa panjang bener..gak sampe2, sekitar 2 jam menuju kesana karna ada kemacetan di beberapa titik. Sesampainya disana anakku Athar senang sekali melihat hewan-hewan dari dalam mobil safari..dia paling suka saat melihat gajah 🐘, dan dia sangat excited waktu kunjungan ke beberapa lokasi di taman safari itu. Ada aquarium dengan berbagai jenis ikan  , taman burung dan cinderamata.

Hari selanjutnya kami jalan ke beachwalk dan museum 3D Art, berfoto-foto ria disana.  Di Beachwalk kami ajak Athar ke Miniapolis dan Amazon, tempat mainan anak-anak. Dianya nangis-nangis gak mau diajak pulang. Sampe semua orang pada ngeliatin.

Malamnya kami ke tempat oleh-oleh Krisna n Joger.

Hari terakhir kami berniat ke Uluwatu, Pantai Kuta dan Waterboom. Tapi, kami ndak sanggup wkwkwk..kami semua sudah kelelahan dan Athar sudah mulai demam. So, kami harus mencoret Uluwatu dan waterboom dari list perjalanan. Cukup mainan di pantai kuta n ke beachwalk (again) heheheee..untuk Uluwatunya dipending sampai dengan waktu yang tidak ditentukan 😀

November 2016
 

 

 

Perubahan Iklim

Saat ini  issu lingkungan tentang perubahan iklim dan pemanasan global (global warming) sedang menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan di berbagai belahan dunia. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan perubahan iklim dan apa itu pemanasan global. Secara terpisah Iklim sendiri memiliki pengertian keadaan rata-rata cuaca dari suatu wilayah yang luas dan diperhitungkan dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan Pemanasan Global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi akibat dari meningkatnya gas rumah kaca yang berasal dari aktivitas manusia. Lalu kenapa perubahan dari iklim, menjadi issu yang demikian hangat diberbagai dunia? Hal tersebut menjadi sangat penting hingga menjadi perhatian bagi dunia, karena Perubahan iklim dipandang sebagai ancaman serius pada terhadap pembangunan berkelanjutan. Untuk Pemerintah tentu ini merupakan kerja berat, agar bisa melakukan langkah-langkah antisipasi baik untuk melakukan pemulihan kondisi lingkungan yang terlanjur rusak dan mencari solusi bagaimana menanggulangi dampak perubahan iklim tersebut.
Read More »

“Mercusuar di Pulau Beras Basah”

Hari sabtu pagi yang molor dari waktu keberangkatan yang sebenarnya di agendakan, waktu sudah menunjukan jam 11 pagi menjelang siang. Aku segera bergegas berangkat menuju kota Bontang dengan menggunakan bus kecil berbiaya 20.000 IDR / org. Sebuah armada yang sebenarnya sudah perlu di ganti dengan armada baru yang bisa menyamankan penumpang, karena harus menempuh perjalanan selama 3 jam dengan jalan yang bisa dibilang amburadul. Ada banyak lubang dan jalanan rusak untuk menuju ke kota Bontang tersebut.

Di sepanjang perjalanan menuju kota Bontang, terlihat hamparan luas yang dulunya adalah hutan perlahan telah beralih fungsi menjadi pemukiman, perkebunan dan pertambangan. Kemudian di tengah perjalanan kita akan melewati tanjakan tinggi dan cukup panjang, yang dikenal dengan Gunung Menangis. Disebut seperti itu, karena kendaraan  yang melewati tanjakan tersebut akan berusaha sekuatnya untuk bisa menaiki tanjakan tersebut hingga suara mesin terdengar seperti orang yang menangis.

Sesampainya di Kota Bontang, dijemput oleh adikku, Anda. Aku menginap di tempat tinggalnya untuk semalam.  Sementara ini dia tinggal di perumahan  PT. Badak NGL. Perumahan dari perusahaan penghasil gas alam cair (LNG (Liquid Natural Gas) terbesar di Indonesia dan salah satu kilang LNG yang terbesar di dunia. Jalan yang ditempuh masuk ke dalam perumahan sejauh 4 km. Pertama masuk, yang terasa adalah sejuk, segar dengan spot –spot hutan kecil yang tersisa dan suguhan danau beserta taman bermainnya juga tanaman yang tersusun dengan rapih.

Sesampainya dirumah aku beristirahat, karena pusing mendera :D. Keesokan pagi, bertiga kami bersiap untuk berangkat menuju Pulau Beras Basah. Salah satu pulau yang cukup dikenal dan ramai dikunjungi oleh wisatawan. Dengan berbekal makanan dan minuman seadanya dan tidak lupa benda yang wajib di bawa, kamera. Kamipun berangkat menuju dermaga speed boat di pantai Marina. Setelah mencatat nama, segera kami diberangkatkan dengan speed boat yang sudah standby menanti. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 15 menit menuju Pulau Beras Basah. Btw, di tengah perjalanan  kami melihat ada perkampungan di tengah laut bersandingan dengan sebuah pulau. Wah, aku tidak bisa membayangkan betapa unik kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah kampung tersebut.

Sesampainya di Pulau Beras Basah, dalam hatiku berbisik “pulau kecil, lautnya bening dan pengunjungnya buanyak”. Pulau Beras Basah memiliki luasan yang tidak besar hanya dengan waktu 10-15 menit kita sudah bisa mengelilinginya. Pengunjung  di hari Minggu/libur sangat ramai, Hari Minggu. Banyak sekali mereka yang datang sekedar untuk bersantai ataupun berpiknik bersama keluarga.

Read More »

Studi Keragaman Jenis Burung Pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur

ABSTRAK

Cangak Merah (Ardea Purpurea)

 Reski Udayanti. 2009. Studi Keragaman Jenis Burung Pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Tujuan penelitian ini adalah melakukan inventarisasi keragaman jenis burung di pantai pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur. Hasil yang diharapkan dari penelitian adalah diketahuinya kehadiran dari berbagai jenis burung pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur.Read More »

Aceros undulatus di Bukit Bangkirai

Aceros undulatus jantan dan betina , terlihat sedang bertengger di atas pohon kering

Berangkat dengan satu kendaraan, delapan orang dan barang seabrek he..hee…sesuatu banget yah. Yang ada empet-empetan, tapi semua demi bisa melihat satwa di alam…everything gonna be okay. Kali ini lokasi yang dipilih cukup menarik, Kawasan Wisata Bukit Bangkirai. Perjalanan menuju Kawasan wisata Bukit Bangkirai menghabiskan waktu sekitar 2,5-3 jam perjalanan. Perjalanan di mulai sekitar pukul 14:00 Wita, karena harus menunggu semua tim untuk berkumpul. Kegiatan yang diikuti oleh delapan orang ini berasal dari berbagai background dan organisasi yang berbeda. Ada yang bekerja di NGO, Pegiat Lingkungan, Wiraswasta, Bank, Mapflofa (Mahasiswa Penyayang Flora Fauna), PNS dan BBC (Borneo Bird Community). Read More »

Karst di Kalimantan Timur

Karst itu apa sih? buat kawan-kawan yang belum tahu, Karst adalah sebuah bentuk permukaan bumi yang pada umumnya dicirikan dengan adanya depresi tertutup (closed depression), drainase permukaan dan gua. Daerah ini dibentuk terutama oleh pelarutan batuan, kebanyakan batu gamping. Ekosistem  karst sangatlah unik, pada kawasan karst kita akan banyak menemui sungai bawah tanah, dimana aliran sungai bawah tanah tersebut juga membantu memenuhi pasokan air tanah untuk dipergunakan oleh daerah sekitar, di bawah pegunungan karst. Nah, kawasan karst ini sudah terbentuk sejak 470 juta tahun lalu, yang artinya berjuta-juta tahun lalu pulau-pulau di Indonesia (selain Kalimantan, banyak juga daerah lain di Indonesia yang memiliki kawasan karst) pernah menjadi dasar laut, yang kemudian mengalami pengerasan.  Di Kalimantan Timur sendiri Ekosistem Karst yang merupakan areal-areal dengan lithologi dari bahan induk kapur dan lahan ini, sebagian besar kawasan Karst terdapat di semenanjung Sangkulirang, memanjang sampai ke Tanjung Mangkaliat dengan luas keseluruhan hanya 432.817 hektar (2,18% dari luas daratan Kaltim) dan yang masih baik seluas 293.747,84 hektar (67.86% dari luasan ekosistem karst)Read More »