Perubahan Iklim

Saat ini  issu lingkungan tentang perubahan iklim dan pemanasan global (global warming) sedang menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan di berbagai belahan dunia. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan perubahan iklim dan apa itu pemanasan global. Secara terpisah Iklim sendiri memiliki pengertian keadaan rata-rata cuaca dari suatu wilayah yang luas dan diperhitungkan dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan Pemanasan Global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi akibat dari meningkatnya gas rumah kaca yang berasal dari aktivitas manusia. Lalu kenapa perubahan dari iklim, menjadi issu yang demikian hangat diberbagai dunia? Hal tersebut menjadi sangat penting hingga menjadi perhatian bagi dunia, karena Perubahan iklim dipandang sebagai ancaman serius pada terhadap pembangunan berkelanjutan. Untuk Pemerintah tentu ini merupakan kerja berat, agar bisa melakukan langkah-langkah antisipasi baik untuk melakukan pemulihan kondisi lingkungan yang terlanjur rusak dan mencari solusi bagaimana menanggulangi dampak perubahan iklim tersebut.
Read More »

Advertisements

Studi Keragaman Jenis Burung Pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur

ABSTRAK

Cangak Merah (Ardea Purpurea)

 Reski Udayanti. 2009. Studi Keragaman Jenis Burung Pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Tujuan penelitian ini adalah melakukan inventarisasi keragaman jenis burung di pantai pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur. Hasil yang diharapkan dari penelitian adalah diketahuinya kehadiran dari berbagai jenis burung pada Kawasan Wisata Pantai Tanjung Harapan Samboja Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur.Read More »

Karst di Kalimantan Timur

Karst itu apa sih? buat kawan-kawan yang belum tahu, Karst adalah sebuah bentuk permukaan bumi yang pada umumnya dicirikan dengan adanya depresi tertutup (closed depression), drainase permukaan dan gua. Daerah ini dibentuk terutama oleh pelarutan batuan, kebanyakan batu gamping. Ekosistem  karst sangatlah unik, pada kawasan karst kita akan banyak menemui sungai bawah tanah, dimana aliran sungai bawah tanah tersebut juga membantu memenuhi pasokan air tanah untuk dipergunakan oleh daerah sekitar, di bawah pegunungan karst. Nah, kawasan karst ini sudah terbentuk sejak 470 juta tahun lalu, yang artinya berjuta-juta tahun lalu pulau-pulau di Indonesia (selain Kalimantan, banyak juga daerah lain di Indonesia yang memiliki kawasan karst) pernah menjadi dasar laut, yang kemudian mengalami pengerasan.  Di Kalimantan Timur sendiri Ekosistem Karst yang merupakan areal-areal dengan lithologi dari bahan induk kapur dan lahan ini, sebagian besar kawasan Karst terdapat di semenanjung Sangkulirang, memanjang sampai ke Tanjung Mangkaliat dengan luas keseluruhan hanya 432.817 hektar (2,18% dari luas daratan Kaltim) dan yang masih baik seluas 293.747,84 hektar (67.86% dari luasan ekosistem karst)Read More »

11.11.11

Sungai Karang Mumus-Lokasi Pelepasan Benih Ikan

Angka 11.11.11. merupakan angka yang cukup menarik, sehingga banyak orang/organisasi mengambil tanggal tersebut untuk mengabadikan moment mereka. Begitu juga dengan kawan-kawan di Kaltim yang mengambil tanggal 11-11-2011 untuk melaksanakan kegiatan penanaman, pembersihan sungai dan penebaran benih ikan di sungai Karang Mumus.  Karang Mumus sendiri merupakan salah satu daerah aliran  sungai dari Sungai Mahakam yang terletak di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kegiatan dengan tema ” Sungai Beranda Kehidupan”, di laksanakan oleh Mapflofa Fahutan Unmul bekerja sama dengan IKA Fahutan Unmul. Ide awal penebaran benih ikan di karang mumus sendiri dicetuskan oleh raka Suprianto seorang kader konservasi yang ada di Kaltim.

Kegiatan 11.11.11 dimulai jam 08.00 pagi , dibuka oleh ketua IKA Fahutan Unmul yakni, Bang Darlis Pattalongi dan dihadiri oleh kawan-kawan partisipan yang akan ikut serta dalam kegiatan tersebut, seperti Dosen dari Fakultas Kehutanan, Anggota IKA Fahutan Unmul, Mapflofa Fahutan Unmul, KSR Unmul, Poliagro Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda, DKP Kota Samarinda, Anggota Borneo Bird Community, dan banyak lagi kawan lainnya . Setelah pembukaan kegiatan berlanjut dengan penanaman, Pembersihan Sungai Karang Mumus dan pelepasan ikan dengan menggunakan  perahu ces dan ketinting (perahu yang ukurannya lebih besar dari kapal ces dan lebih tertutup).

Pembukaan acara oleh bang Darlis Pattalongi-Ketua IKA Fahutan Unmul. Pada acara “Sungai Beranda Kehidupan” di tanggal 11-11-2011

Benih Ikan yang dilepaskan sekitar 4000  dengan 2 jenis ikan Nila (Oreochromis niloticus)  dan Patin (Pangasius hypophthalmus) .Ikan-ikan ini dipilih, Selain karena kedua ikan ini bukan jenis predator , ikan tersebut dapat bertahan hidup pada kondisi air yang tidak terlalu bagus, juga dikarenakan tujuan dari kegiatan ini adalah mengikankan kembali Sungai Karang Mumus, sehingga bisa menarik perhatian publik untuk dapat lebih memperhatikan kondisi sungai Karang Mumus yang cukup memprihatinkan. Kedua jenis ini sebelumnya sudah ada di Sungai Karang Mumus, hal ini yang membuat kawan-kawan memilih kedua jenis tersebut. Jenis ikan lain yang ada di daerah Karang Mumus selain Nila dan Patin adalah seperti ikan sapu-sapu, gabus, nila dan timpakul. Memang tidak terlalu banyak, sepertiPesut (Orcaella brevirostris)  saja, yang merupakan species endemik Kaltim, sejak tahun 2000-an sudah tidak terlihat lagi di Hilir Sungai Mahakam, yang merupakan muara dari Sungai Karang Mumus. Namun, Pesut tetap masih bisa di jumpai di daerah hulu dari Sungai Mahakam.

 

 

Penelitian Burung di Pantai Tanjung Harapan, Samboja

coba-cek-burung-apa-dsana

Alhamdulillah, akhirnya aku dapat menyelesaikan penelitian burungku di pantai samboja  selama 6 bulan ini …. walaupun untuk tahapan kelulusan masih ada dua anak tangga lagi yang harus kunaiki dengan tekad dan semangatku yang membaja (ha..ha..ha..)…

bersama-bpak-nelayanSelama penelitian di pantai tanjung samboja aq tinggal di sebuah cottage tanpa listrik (lihat foto..bangunan yang ada dibelakang kami), banyak hal yang bisa aku dan teman-temanku lakukan selain Mengerjakan penelitian burung ku yang harus diamati setiap pagi dan sore hari. Di Sela-sela waktu kami masih bisa mencari kesibukan yang jarang-jarang kami lakukan seperti memasak (wajib!), menangkap udang, memancing ikan, mencari kepiting di malam hari bersama anak-anak kampung di samboja, mencari kepah (kerang) atau hanya sekedar berbincang-bincang dengan nelayan yang sedang mencari cacing laut…Read More »

Tolak PLTN!

Mengapa kita musti menolak PLTN? Jawabannya adalah karena kita masih banyak mempunyai sumber energi lain yang bisa dimanfaatkan. Di Kalimantan yang merupakan salah satu Pulau terkaya akan berbagai Sumber Daya Alam, kita sama sekali tidak memerlukan nuklir sebagai Pembangkit Tenaga Listrik. Di Kalimantan kita bisa memanfaatkan Air, Angin, Matahari, micro hydro, gelombang laut dan Panas bumi sebagai sumber energi Pembangkit listrik…

Hari ini tepat tanggal 2 Januari 2008, kawan-kawan dari Forum Satu Bumi (gabungan dari beberapa organisasi lingkungan) melakukan aksi diam di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, untuk penolakan PLTN yang rencananya akan di bangun di beberapa tempat di Kalimantan…

Aksi diam yang dilakukan adalah dengan setiap orang memakai kaos warna hitam dengan bertuliskan huruf di masing-masing kaos yang berwarna kuning dan jika dari semua kawan yang memakai kaos bergabung maka akan menjadi sebuah kalimat “NUKLIR BUKAN SOLUSI”. Dan kawan-kawan berdiri rapih di pinggir jalan depan kantor gubernur , agar masyarakat dan pemerintah dapat melihat pesan yang ingin disampaikan melalui aksi diam tersebut. Selain itu kawan-kawan juga memberikan selebaran-selabaran yang berisikan informasi..mengapa kita harus menolak PLTN dan apa saja solusi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah di kalimantan Timur…Read More »